Sabtu, 11 Juli 2009

Taujihat


JAMAAH TABLIGH: SOLUSI DITENGAH BADAI KRISIS IMAN
Oleh : Abu Nabilah Rachmatullah bin Abdul Rasyid

Mengerikan. Mungkin itu kesan yang akan pertama kali muncul dalam benak kita setiap kali menyaksikan berita kriminal di televisi. Berbagai macam tayangan kriminal menjadi menu wajib setiap stasiun TV. Ada sergap. Buser, investigasi dan lain sebaginya.Disadari atau tidak berbagai tayangan tersebut pada akhirnya akan membawa pengaruh buruk bagi pertumbuhan anak bangsa.

Disela-sela hiruk-pikuk gemerlapnya kota Jakarta, yang dikelilingi dengan berbagai macam hiburan malam. Karaoke, Bilyard, dugem dan lain sebagainya. Di jalan Hayam Wuruk, terdapat sebuah masjid bersejarah yang didirikan pada tahun 1800-an oleh seorang muslim China. Kini didalam masjid tersebut hidup amalan agama 24 jam ikut mewarnai gemerlapnya kota Jakarta.
Anda mungkin pernah berjumpa dengan rombongan yang menenteng kompor dan membawa peralatan masak atau bahkan mungkin mereka pernah menjadi tamu di Masjid anda. Perlu anda ketahui, kebanyakan dari mereka bukanlah orang alim. Bahkan tak sedikit dari mereka yang berlatar belakang preman dan sejenisnya.Namun, kini mereka berubah menjadi shalih. Apa sebenarnya yang dapat merubah mereka?
Setelah saya ikut terjun langsung dalam kegiatan dakwah bersama mereka, baru lah saya paham, ternyata kekuatan imanlah yang telah merubah perilaku jahiliyah mereka. Dalam sebuah ijtima’, Maulana Saad katakan bahwa ‘untuk mendapakan iman, maka harus dengan jalan dakwah’.
Mungkin diantara kita ada yang bertanya, bagaimana mungkin seorang preman bisa ber-dakwah, bukankah dakwah adalah tugas para ulama atau kiayi. Pertanyaan saudara, sebenarnya juga pernah menjadi pertanyaan saya kala saya masih belum paham kegiatan dakwah wa tabligh yang mereka jalankan.
Sebenarnya kegiatan mereka ini tidak ada namanya meskipun orang kerap menyebut mereka sebagai ‘jamaah tabligh’, di kampung saya sendiri rombongan mereka disebut jamaah muhajirin.
Pengalaman saya setelah mengikuti kegiatan bersama mereka, saya menyimpulkan bahwa kegiatan yang mereka jalankan ini, bukan merupakan produk baru, kegiatan ini bahkan telah berlangsung sejak zaman Rasulullah SAW bersama para sahabat. Dan akhirnya saya merekomendasikan kepada anda semua yang ingin menangkal badai krisis iman, keluarlah, berdakwahlah bersama mereka karena sebenarnya tugas dakwah adalah tugas setiap seorang muslim.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar